Selasa, 24 Maret 2015

Jual BOD Dan DO Meter Murah : 082140002080

Jual BOD Dan DO Meter Murah : 082140002080

Jual BOD Dan DO Meter Murah : 082140002080
Untuk info dan pemesanan hubungi : 

022-7239019
0821 4000 2080
0856 2476 9005
0857 2352 9677
0813 2259 9149

Pin BB: 29d2de88 
      32dbbfb0

PERANAN  OKSIGEN DALAM BUDIDAYA PERAIRAN (AQUACULTURE)
Keselamatan Lingkungan Hidup (KLH) menetapkan bahwa kandungan oksigen terlarut adalah 5 ppm untuk kepentingan wisata bahari dan biota laut.  Oksigen memegang peranan penting sebagai indikator kualitas perairan, karena oksigen terlarut berperan dalam proses oksidasi dan reduksi bahan organik dan anorganik. Selain itu, oksigen juga menentukan biologik yang dilakukan oleh organisme aerobik dan anaerobik. Dalam kondisi aerobik, peranan oksigen adalah untuk mengoksidasi bahan organik dan anorganik dengan hasil akhirnya adalah nutrien yang ada pada akhirnya dapat memberikan kesuburan perairan. Dalam kondisi anaerobik oksigen yang dihasilkan akan mereduksi senyawa ? senyawa kimia menjadi lebih sederhana dalam bentuk nutrien dan gas. Karena proses oksidasi dan reduksi inilah maka peranan oksigen terlarut sangat penting untuk membantu mengurangi beban pencemaran pada perairan secara alami maupun secara perlakuan aerobik yang ditujukan untuk memurnikan air buangan industri dan rumah tangga.
Selain sebagai unsur kebutuhan semata,oksigen pun dapat diperlukan untuk proses budidaya.Budidaya (aquaculture) menurut berbagai referensi merupakan bentuk pemeliharaan dan penangkaran berbagai macam hewan atau tumbuhan perairan yang menggunakan air sebagai komponen pokoknya. Kegiatan-kegiatan yang umum termasuk di dalamnya adalah budidaya ikan, budidaya udang, budidaya tiram, serat budidaya rumput laut (alga).dengan adanya cangkupan oksigen yang baik maka budidaya akan berjalan dengan lancar. Oksigen terlarut, adalah parameter kimia air yang terpenting didalam akuakultur. Kandungan oksigen yang rendah akan mengakibatkan kematian ikan yang banyak,  secara langsung atau tidak langsung, Seperti juga manusia, ikan memerlukan oksigen untuk proses respirasi (bernafas). Jumlah oksigen yang diperlukan oleh ikan adalah bergantung kepada saiz (ukuran), kadar makan, tahap aktivitas, dan juga suhu. Anak ikan atau benih memerlukan jumlah oksigen yang lebih dibandingkan dengan ikan yang lebih besar, kerana kadar metabolik anak ikan lebih tinggi.
Untuk mendapatkan kadar pertumbesaran ikan yang tinggi, ikan harus dipelihara pada kandungan oksigen yang optimal. Yang telah dijelaskan sebelumnya kandungan oksigen didalam air minimal 5 mg/l. Kandungan oksigen yang kurang dari 5 mg/l akan menyebabkan ikan merasa tertekan, dan pada kandungan oksigen < 2 mg/l pula dapat menyebabkan kematian ikan. Walau bagaimanapun harus diingat, terdapat juga jenis-jenis ikan yang tidak memerlukan kandungan oksigen yang tinggi. Seperti yang kita ketahui bukan hanya ikan yang memerlukan oksigen, tetapi juga bakteri memerlukan jumlah oksigen yang besar, Ketika terjadi Dekomposisi (pereputan ) bahan-bahan organik (terdiri dari algae, bakteria, dan bahan buangan ikan) adalah merupakan proses yang utama menggunakan oksigen didalam sistem akuakultur.